Kamis, 28 Juni 2012

Sat Pol PP Nyaris Bentrok Dengan Keamanan Lips Diskotek





Bogor, ASPIRA
Demi menegakkan perda tentang jam opoerasional tempat hiburan malam 200 lebih Tim gabungan dari Satpol PP  menggerber Lips Café di sukasari RT 04/04 kecamatan Bogor Timur Kota Bpgpr pukul 02: 00 dini hari beberapa waktu lalu. Setiba di lokasi sempat terjad saling  dorongdengan petugas keamanan tempat hiburan yang menyajikan racikan muik dari Disk Jocky ( DJ) itu. Namun kericuha dapat di hindari setelah Satpol PP dan pihak keamanan Lips Café.
Beberapa pengujung tempat ini mengatakan kenapa hanya di sini sajadan tempat lain masih beroperasi sedpertibiasa  bahkan ada yang samapai pukul 4  pagi ungkap salah satu pengujung yang hendak menghabiskan malamnya di tempai itu, namun niatnya urung karena meliahat banyak petugas Satpol PP yang bersiaga di luar
Selang beberapa lama pemilik Usaha malam ini tiba dilokasi setelah pihak Sat pol PP di izinkan masuk oleh pihak Management tampat ini untuk melakukan negosiasi guna memberikan pemahaman tentang jam Operasionalnya hanya diberikan sampai dengan pukul 02:00 dini hari.
Kepala Seksi Operasinal Sat pol PP Agustian Syah kepada wartawa  mengatakan,  ‘ Langkah ii kami lakukan demi  menertibkan jam opersional esuai perintah walikota untuk setiap tempat hiburan malam di Kota Bogor yaitu pukul 02:00 dini hari dan tidak boleh melewati waktu yang telah d tentukan. Setela kami asuk kedalam dan menegsiasikan dengan pemiliknya  bahwa mereka telah ,melanggar jam operasional yang telah ditentukan dan pada saat itu pihak Lips menyetujui  untuk mengikuti peraturan jam ioperasional.
Anggota komisi A DPRD kota Bogor Drs. Maman Herman, M. Si  menaggapi terkait masalah ini ketika diminta tangapan tentang  mengatakan, Seharusnya pemilih tempat hiburan malam di kota bogor mematuhi peraturan yang berlaku, padahal  izin operasional dari Poler Bogor Kota  hanya sampai jam 12 malam  namun pemerintah kota Bogor memberikan dipensasi sampai dengan pukul 02 dini hari, iru merupakan suatu kebijakan yang wajar yang di berikan pemerntah. Namun jika mereka tetap membandel harus diberikan tindakan tegas bukan hanya Lips melainkan seluruh tempat hiburan maam di kota Bogor. Ungkap anggota dewan dari Fraksi Demokrat ini. (Sumburi)






Tim Gabungan SatPol PP Kota Bogor Lakukan Penertiban

Petugas Satpol PP Kota Bogor Sedang Memeriksa Dokumen Cozy Billiiar

Pengujung Biliar sedang Asyik Bermain sebelum



Bogor,ASPIRA
Meja Biliar Kosong Setelah Distop Sat Pol PP
Tim gabungan   yang terdiri dari Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP)  Kota Bogor,Polres Bogor Kota,Polisi Militer dan Kodim Kota Bogor  melakukan penertiban  terhadap sejumlah tempat hiburan yang tak memliki izin. Dalam razia tersebut tim gabungan  mendatangi  Cozy Billiar yangh terletak di Jalan RE. Martadinata, Kota Bogor yang disinyalir tak mengantogi  izin  operasional. Kepala Bidang   Penegak Peraturan Daerah (( Kabid Gakperda)  Priyatnasyamsah mengatakan,pihaknya sempat kecelongan atas tempat tersebut karena terlihat seperti butik  tapi kenyataannya aktifitas tempat tersebut  menyediakan permainan biliar.”  Berdasarkan hasil pemeriksaan dalam  razia tersebut, kami mendapati bahwa  Cozy Billiar tidak memiliki   Surat Izin Usaha,  Surat Tanda Daftar Perusahaan  dan Izin gangguan lingkungan. Selain itu  Cozy Billiar juga tidak memiliki  izin  alih fungsi  tempat usaha,” Kata Priyatnasyamsah.
Taqmpak Luar Cozi Biliar Terlihar Seperti Butik
Dia menambhakan atas temua tersebut Tim gabungan akhirnya menghentikan aktivitas Cozy Billiar setelah pihak pengelola Agil Torik tak kunjung datang menemui petugas malam itu. (Sumburi)

Gubernur Jabar Hadiri Ngubek Setu

Saat pidato Acara Ngubek Setu
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan


Bogor, ASPIRA
 Acara  Ngubek Setu   yang merupakan kegiatan tradisi warga Bogor yang lama di tinggalkan dan baru kali ini di adakan kembali  mandapat sambutan antusias   masyarakat   Bogor.  Bahkan Gubernur Jawa Barat  Ahmad Heriawan  dan Sekretaris Daerah Kota Bogor Bambang Gunawan   ikut memeriahkan acara tersebut bersama masyarakat Bogor. dalam kesempatan tersebut Ahmad Heriawan  atau yang akarab disapa kang Aher ini tak segan –segan ikut  mengubek ikan   dan      
Saat Mengahadiri Acara Ngubek Setu
Rudio Harsa Tanaya Dan Bagus Karya Negara    
antusias   penasaran dengan kegiatan pada hari sabtu lalu. Acara yang biasa di sebut oleh masyarakat Bogor ngubek atau mangacak ikan ini juga menyiapkan hadiah menarik bagi pemenang yang mendapat ikah terbanyak. Acara ini mendapat respon langsung dari Gubernur Jawa Barat Ahmad Heriawan dan yang ikut hadir memeriahkan acara ini. Dimikian Dikatakan Dewan Kesenian Kota Bogor Aceh Sumanta saat di temuai di lokasi
Perhatian Warga masyaraat hari itu dengan dengan kehadran artis Dangdut H. Jaja Miharja yang sempat mengelilingi Situ menggunakan perahun karet Bersama Rudi Harsa Tanaya, Ketika Ayah Jaja Sapaan akrapnya turun dari perahu panggung utama menjadi sesak karena banyak warga yang penadsaran Ingin berfoto bareng dengan Sang Idola.
Masyarakat Sedang Ngubek Setu
Ketika Di konfirmasi Wartawan, Rudi Harsa Tanaya mengenai kegiatan ini mengemukakan, “Acara sperti ini sangat bagus dan perlu di jadikan agenda tahunan  Kota Bogor, apa lagi bertepaan dengan Hari Ulang tahun Kota Bogor menjadi sangat istimewa. Karena Hari Jadi Bogor bukan hanya mili pemerinytah Kota Bogor dan segelintr orng melainkan milik semua kalangan masyaraat  Koa Bogor.
Dengan demikian katanya, Situ gede ini harus menjadi perhatan serius pemerintah Kota Bogor dalam pemeliharaannya. “ Kalau acara seperti ini di jadikan agena tahunan maka fasilitas ang ada harus di perbaik dan warga sehingga dapat meningkatkan pedapatan warga masyarakat setempat”, Ujarnya
Apa lagi situ gede ini lanjutnya, sudah menjadi tanggun jawab piha proinsi Jawa Barat dalam pemeliharaanya bukan hanya Kota Bogor maka dari itu harus di lakuka penggerukan atas kedangkalan situ agr dapat terpelihara. Harap Rudi Harsa
H.Jaja Miharja Saat di Gerutin Fansnya
Ketua Umm  Masyarakat Cinta Bogor Bagus Karyanegara sebagai pemprakarsa acra ini sangat senan atas respon masyarakat teradapat kegiatan ini, kami ingin menunjukan kepada khalayak bahwa Obyek Wisata Situ Gede   layak di kunjungi dan menjadi tempat alternative liburan yang reprsentatif setrta mamp manarik minat wisatawan Bogor dan di luar Bogor tentunya. Ujar Bagus
Lebih lanjut Bagus mengatakan” dengan adanya kegiatan ini tentunya perlua ada perhatian serius pemerintah Kota Bogor serta warga masyarakat setempat dalam menjaga kelestarian tempat ini dan bias di tata dengan rapi serta menambah fasilitas yang ada’, Pungkas Bagus (Sumburi)

Mentalitas Korup Para Elite Di Perbincangkan


Mentalitas Korup Para Elite Di Perbincangkan
Bogor, Aspirasi
Pengungkapan mesteri pembengkakan anggaran Proyek sport center Hambalang ini dari 125 miliar menjadi Rp 1,75 triliun  sangat diharapkan  segera tuntas atas kepiawaian  tim penyidik komisi  Pemberantasn Korupsi (KPK) sebab mentalitas korup para elite  yang ditenggarai  terlibat kasus mega proyek ini , belakangan makin kencang saja diperbincangkan di semua stara komunitas.
Di antaranya yang disebut-sebut, elite Partai Demokrat (PD) Anas Urbaningrum (Anas) dan isterinya Athiyah Laila Komisaris PT. Dutasari Citalaras (PT.DC), Menpora Andi Mallarangeng (Andi) dan Direktur PT.DC, Mahfud Suroso (MS), juga masih banyak para elite lainnya yang bakal dijerat. Seperti diketahui, tender proyek ini dipegang oleh kontraktor di lingkaran perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yakni PT. Adhi Karya Tbk (PT.AK) dan PT. Wijaya Karya Tbk (PT.WK).
Kedua BUMN ini dituding telah men-subtenderkan sebagian proyek kepada PT.DC (milik MS) senilai Rp 300 miliar. MS kini dicegah dan ditangkal KPK untuk tidak bepergian keluar negri. Proses penyelidikan KPK vokus untuk dua hal yakni, terkait dengan pengadaan pembangunan dan soal pengurusan sertifikat tanah Hambalang.
Menurut Ketua KPK Abraham Samad (Abraham, pada 1 Mei 2012 penyelidikan proyek pembangunan sarana olahraga di Hambalang Bogor itu, telah mengalami peningkatan. Peningkatan itu terukur dari banyaknya informasi mengenai kasus tersebut yang masuk ke KPK. Informasi datang dari sesejumlah orang yang pernah dimintai keterangan di lembaga anti korupsi tersebut mengenai proses serifikasi tanah Hambalang.
Selain itu Abraham juga membenarkan pernyataan koleganya Bambang Widjojanto bahwa KPK yakin Ketua umum PD, Anas terlibat dalam proyek Hambalang. Keyakinan ini muncul dikuatkan adanya pengakuan dari Anggota Komisi II asal Fraksi PD Ignatius Mulyono. Namun untuk memperkuat pengakuan yang dimaksud, menurut Juru Bicara KPK Johan Budi (Johan), pihaknya masih mengumpulkan alat bukti adanya indikasi korupsi dalam proyek yang dikerjakan oleh PT. AK dan PT. WK tersebut.
Namun karena alat buktinya kurang cukup proyek yang dijalankan dua emiten BUMN sektor konstruksi dengan kode perdagangan masing-masing PT.AK dan PT. WK itu, hingga kina masih dalam tahap penyelidikan. Menurut Johan ada dua peristiwa yang sedang diselidiki yakni proses penerbitan sertifikat tanah Hambalang. Dan pelaksanaan pengadaan proyek Hambalang yang dilakukan secara multi years. Kasus kejahatan triliunan rupiah ini, pertama kali diungkapkan oleh terdakwa suap proyek pembangunan Wisma Atlet Muhammad Nazaruddin (Nazar)

Menurut Mantan Bendahara Umum PD itu, Anas terlibat dalam proyek dengan modus melakukan serangkaian pertemuan yang dihadiri Kepala Badan Pertahanan Nasional (BPN) Joyo Winoto terkait urusan sertifikat tanah Hambalang. Nazar juga menuding bahwa Andi turut terlibat. Terkait proyek senilai Rp.1,2 triliun ini Andi pernah memberikan keterangan sebagai saksi untuk terdakwa Nazar dalam kasus suap wisma altet.
Menurut Andi proyek Hambalang tak kunjung selesai sejak tahun 2003 terkendali masalah sertifikat tanah seluas 5.000 hektar yang belum ada. Namun Andi membantah melibatkan Nazar pembuatan sertifikat. Sedangkan Nazar menuding ada uang dari proyek Hambalang yang mengalir ke Andi. Nazar dihadapan penyidik KPK menuding Andi menerima jatah Rp. 20 miliar. Uang itu diterima Andi melalui adiknya Choel Malarangeng (Choel).
Menurut Nazar, uang diberikan oleh PT. AK selaku pelaksana pembangunan bekerjasama dengan PT. Wk. Dijelaskan Nazar, MS selaku pemilik PT. DC menerima uang Rp 100 miliar dan Rp 20 miliar atas perintah PT. AK untuk diberikan ke Andi melalui Choel. Sejumlah petinggi PD lainnya juga dituding Nazar turut menikmati uang tersebut. Anas menerima Rp 2 miliar, Mirwan Amir Rp 1,5 miliar, Jafar Hafsah Rp 1 miliar, pimpinan Banggar Melchias Markus Mekeng Rp 1,5 miliar, Tamsil Linrung Rp 1 miliar, Olly Dondokambey Rp 1 miliar dan Angelina Sondakh menerima Rp 1 miliar.
Namun seluruh tudingan Nazar yang mantan anggota komisi III DPR it, menyangkut dirinya dibantah Andi. Mantan Ketua DPC PD Minahasa Tenggara, Diana Maringka di hadapan penyidik KPK seputar pembagian uang dalam kongres PD tahun 2010 mengaku menerima uang dari tim sukses Anas sebesar US$ 7000 dan Rp 30 juta. Pengakuan ini dikaitkan dengan tudingan Nazar, ada penggelontoran uang dalam kongres untuk memenangkan Anas sebagai Ketua Umum PD sebanyak Rp 30 miliar dan US$ 5 juta yang berasal dari Permai Grup, perusahaan miliknya.
Kordinator Forum Indonesia untuk Transparasi Anggaran (FITRA), Uchok Kadafi menilai jika pembangunan Hambalang diteruskan Negara akan kecolongan hingga Rp 753 miliar. Faktanya gedung yang baru saja dibangun sudah ambruk. Pelaksana proyek PT.AK dan PT. WK mengklaim kerugian akibat ambruk bangunan mencapai Rp 14 miliar (Redaksi) 

KPK Usut Indikasi Korupsi Pengadaan Alquran


KPK Usut Indikasi Korupsi Pengadaan Alquran
Foto Ilustrasi
 Bogor,Aspira
Komisi pemberantasan Korupsi (KPK)saat ini sedang mengusut Kasus adanya indikasi kejahatan  korupsi Alquran. di Kementerian Agama  (Kemenag ) .untuk itu KPK telah mengantongi sejumlah bukti  Ketua KPK Abraham Samad mengungkapkan dugaan korupsi itu terjadi di Derektorat jenderal Pendidikan Agama Islam  Kemenag .
      “Korupsi tersebut terjadi ketika yang menjabat Direktur jenderal Pendidikan  Agama Islam  adalah Nasarudin Umar ,” jelas Abraham  di sela sela rapat dengar pendapat dengan komisi III di Gedung DPR, kepada wartawan  Rabu  (20/6) lalu.
     Namun, Abraham tidak menjelaskan secara detail pejabat yang diduga terlibat. Dia menegaskan,pihaknya sudah mengantongi bukti yang kuat “saya lupa jumlah kerugian negara.sekarang masih dalam penyelidikan, tapi buktinya kuat,” katanya.
     Sebelumnya Plt Deputi Penindakan KPK  KMS Rony ,dalam sebuah diskusi  di Universitas Alazhar ,Jakarta ,mengatakan praktek korupsi bisa terjadi di lembaga mana pun.Bahkan pengadaan kitab suci Alquran  juga dikorupsi.
     “Faktor-faktor korupsi  tidak dibatasi lingkungan  birokrat atau DPR .Jestru ada Kasus Korupsi pengadaan Alquran  ini luar biasa “ katanya.
      Ia mengetahui praktek korupsi itu karena turut menangani, selain itu isterinya adalah salah satu pegawai  di kementerian yang di pimpin Surya dharma Ali itu,Rony menegaskan  bahwa praktek korupsi sangat tergantung orang  dan peluang nya  siapun dapat menjadi pelaku.
      Karna itu saya tidak sependapat  kalau ada anggapan lulusan UI  menghasilkan koruptor  itu juga saya tersinggung ,jangan lihat lembaga tapi personelnya.  (Red /Sul)